Halaman

Selasa, 05 Juli 2022

Takwil Hurufi kata Syetan, Iblis dan Thogut

By Mang Anas

A. Makna Hurufi kata Syetan [ الشَّيْطٰنُ ]

فَاَزَلَّهُمَا الشَّيْطٰنُ عَنْهَا فَاَخْرَجَهُمَا مِمَّا كَانَا فِيْهِ ۖ وَقُلْنَا اهْبِطُوْا بَعْضُكُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّۚ  وَلَكُمْ فِى الْاَرْضِ مُسْتَقَرٌّ وَّمَتَاعٌ اِلٰى حِيْنٍ (٣٦)

Lalu setan memperdayakan keduanya dari surga sehingga keduanya dikeluarkan dari (segala kenikmatan) ketika keduanya di sana (surga). Dan Kami berfirman, “Turunlah kamu! Sebagian kamu menjadi musuh bagi yang lain. Dan bagi kamu ada tempat tinggal dan kesenangan di bumi sampai waktu yang ditentukan.” (Q.S. Al-Baqarah ayat 36)

Kata الشَّيْطٰنُ tersusun atas enam unsur huruf dan dengan tanda tasdid diletakkan pada huruf ش  dengan faedah li Taukid [ bersifat menguatkan ]. 

1. Alif [ آ ] mengandung makna syetan selaku kiblat atau kutub magnet yang akan senantiasa mengajak manusia kepada kejahatan.

2. Lam [ ل ] mengandung makna keinginan atau elemen fitrah dari nafsu fujuroh yang yang ada didalam diri manusia yang cenderung untuk memuaskan keinginannya, dan tabiatnya akan selalu tunduk kepada kepentingan syetan. 

3. Huruf Shin [ ش ] dengan tanda tasdid adalah parameter dari tiga sifat dasar nafsu manusia yaitu, 

a. Ingin selalu bergegas dan cenderung terburu-buru dalam mencapai suatu tujuan, 
b. Kecendrungan untuk menabrak dan mengabaikan norma-norma yang berlaku demi untuk meraih dan mendapatkan apa yang diinginkan. 
c. Orientasi pada kepentingan jangka pendek  [menjadikan kehidupan dunia sebagai prioritasnya yang utama].

4 . Adapun makna huruf Ya [ ي ] pada kata الشَّيْطٰنُ itu mengandung pengertian adanya dua eksistens jahat yang bersembunyi dalam diri manusia. 
a. Yakni yang menempel pada jasadnya yang disebut naluri kebinatangan [ unsur debu dan air ] 
b. Yang menempel pada jiwanya yang disebut naluri Iblis atau Syetan [ unsur api dan angin ] 

5. Huruf Tho [ ط ] adalah ilham -ilham yang selalu dibisikkan oleh setan kedalam diri manusia. Yakni pada jasad dan jiwanya.

6 . Dan yang terakhir adalah huruf Nun [ ن ] yaitu predikat diri syetan yang menyandang lima sifat-sifat tersebut diatas

B. Makna Hurufi kata Iblis [ اِبْلِيْسُ ]

وَلَقَدْ صَدَّقَ عَلَيْهِمْ اِبْلِيْسُ ظَنَّهٗ فَاتَّبَعُوْهُ اِلَّا فَرِيْقًا مِّنَ الْمُؤْمِنِيْنَ (٢٠)

Dan sungguh, Iblis telah dapat meyakinkan terhadap mereka kebenaran sangkaannya, lalu mereka mengikutinya, kecuali sebagian dari orang-orang mukmin. (Q.S. Saba' ayat 20)

Iblis adalah eksistens yang tersusun atas enam unsur negatif huruf-huruf, yakni manifestasi ke akuan [ ا ], yang sifatnya samar dan terselubung [ ب ], yang bentuknya berupa nafsu fujuroh atau dorongan kearah kejahatan [ ل ], yang ditimbulkan oleh unsur api dan udara [ ي ] selaku komponen utama pembentuk jiwa manusia. Dan dampaknya akan membuat manusia cenderung untuk, 

a. Lebih mengutamakan pencapaian tujuan, 
b. Dan demi mencapai tujuan yang diinginkannya itu mereka kurang memperhatikan norma dan etika dalam prosesnya. 
c. Lebih berorientasi pada kepentingan jangka pendek [menjadikan kehidupan dunia sebagai prioritasnya yang utama].

Ketiga kecenderungan itu tersimpan dalam rahasia huruf [ س ]. 

C. Makna Hurufi kata  Thogut [ الطَّاغُوْتَ ]

وَالَّذِيْنَ اجْتَنَبُوا الطَّاغُوْتَ اَنْ يَّعْبُدُوْهَا وَاَنَابُوْٓا اِلَى اللّٰهِ لَهُمُ الْبُشْرٰىۚ فَبَشِّرْ عِبَادِۙ

" Dan orang-orang yang menjauhi tagut (yaitu) tidak mengikutinya dan kembali kepada Allah, mereka pantas mendapat berita gembira; sebab itu sampaikanlah kabar gembira itu kepada hamba-hamba-Ku, " (QS. Az-Zumar Ayat: 17)

الَّذِيْنَ يَسْتَمِعُوْنَ الْقَوْلَ فَيَتَّبِعُوْنَ اَحْسَنَهٗ ۗ اُولٰۤىِٕكَ الَّذِيْنَ هَدٰىهُمُ اللّٰهُ وَاُولٰۤىِٕكَ هُمْ اُولُوا الْاَلْبَابِ

" (yaitu) mereka yang mendengarkan perkataan lalu mengikuti apa yang paling baik di antaranya. Mereka itulah orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah dan mereka itulah orang-orang yang mempunyai akal sehat." (QS. Az-Zumar Ayat: 18)

Tagut adalah kekuatan konspirasi besar berupa kutub negatif dari alam semesta yang dalam hal ini adalah Dajjal [ إ ] yang merupakan kiblat bagi hawa nafsu [ ل ]. Kekuatan Tagut ini cenderung ingin memalingkan diri manusia dan menjauhkannya dari bimbingan wahyu para nabi dan rasul [ ط ] atau kutub positif yang dalam hal ini adalah Dinullah atau jalan Tuhan [ أ ]. 

Togut bekerja dengan cara meracuni cara pandang atau cara berpikir ( ع ] manusia dan jin [ ن ]. Ingat bahwa Huruf غ itu tersusun dari huruf ع dan ن. 

Sehingga fungsi manusia yang seharusnya menjadi agen atau wakil Tuhan di bumi [ و ] malah terseret dalam kesesatan, yakni mereka berbuat syirik [ berkhianat ] dan menduakan Tuhan [ ت ]. Mereka mengabdikan hidupnya bukannya kepada Tuhan tetapi malah berkiblat kepada hawa nafsunya.

Semua Nabi telah mengingatkan bahaya Dajjal [ Tagut ]

Dalam salah satu hadis yang bersumber dari Ibnu Umar disebutkan, "Tidaklah Allah mengutus seorang nabi kecuali dia mengingatkan umatnya ( dari bahaya Dajjal ). Nuh telah mengingatkan umatnya dan juga para nabi yang datang setelahnya. Ketahuilah bahwa Dajjal akan keluar kepada kalian, dan sekali-kali tidak tersembunyi dari kalian. Dan Rabb kalian pun tidak akan menyembunyikannya dari kalian. (Beliau menyebutkan hingga tiga kali).…"
Dari hadis lainnya yang bersumber dari An-Nawwas bin Sam'an Al-Killabi, Rasulullah bersabda, " Jika Dajjal keluar, dan aku masih bersama kalian, maka akulah yang akan melindungi kalian darinya. Namun, jika ia keluar dan aku tidak lagi bersama kalian, maka setiap orang harus bisa melindungi dirinya sendiri. Allah adalah pelindung bagiku dan setiap Muslim. Barang siapa dari kalian berjumpa dengannya, hendaklah ia bacakan awal surah al-Kahfi . Sebab, itu akan melindungi kalian dari fitnahnya."  ( HR Muslim, Abu Da wud, At-Tirmidzi, Ibnu Majah, Ahmad).

Semoga tulisan ini membawa manfaat.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar