By. Mang Anas
" Aku jadikan pada tubuh anak Adam itu Qasrun (istana),
1. di dalam Qasrun ada sadrun (dada),
2. di dalam dada ada qalbu [ hati ]
3. di dalam qalbu ada fu'ad [ mata hati ]
4. di dalam fu'ad ada syagaf (kerinduan)
5. di dalam syagaf ada lubbun (rasa rindu tak terperi )
6. di dalam lubbun ada sirrun (rahasia)
7. Dan di dalam sirrun itu ada "Aku" [ Allah ]
(Hadis Sufi ).
Pembahasan :
Aku jadikan pada tubuh anak Adam itu :
1. Sebuah istana (qasr), Didalam istana itu, terdapat dada (sadr), dinamakan shodr karena dia adalah tempat terbitnya “nurul Islam” (cahaya Islam). Seperti firman Allah:
اَفَمَنْ شَرَحَ اللّٰهُ صَدْرَهٗ لِلْاِسْلَامِ فَهُوَ عَلٰى نُوْرٍ مِّنْ رَّبِّهٖۗ (٢٢)
Maka apakah orang-orang yang dibukakan dadanya [ صَدْرَهٗ ] oleh Allah untuk (menerima) Islam lalu dia mendapat cahaya dari Tuhannya (sama dengan orang yang hatinya membatu) ? (Q.S. Az-Zumar ayat 22)
2. Di dalam dada itu terdapat qalbu, disebut qolb karena sering berbolak-balik, maka jangan heran jika manusia sering plin-plan hati dan pikirannya. Sampai muncul Cahaya Iman. Firman Allah :
اُولٰۤىِٕكَ كَتَبَ فِيْ قُلُوْبِهِمُ الْاِيْمَانَ وَاَيَّدَهُمْ بِرُوْحٍ مِّنْهُۗ (٢٢)
Mereka itulah orang-orang yang dalam hatinya [ قُلُوْبِهِمُ ] telah ditanamkan Allah keimanan dan Allah telah menguatkan mereka dengan pertolongan yang datang dari Dia. (Q.S. Al-Mujadalah ayat 22)
3. Di dalam qalbu, terdapat fu’ad, mata hati, sebagai tempat terbitnya cahaya “ma’rifat”. Firman Allah :
فَاَوْحٰىٓ اِلٰى عَبْدِهٖ مَآ اَوْحٰىۗ (١٠) مَا كَذَبَ الْفُؤَادُ مَا رَاٰى (١١)
Lalu disampaikannya wahyu kepada hamba-Nya (Muhammad) apa yang telah diwahyukan Allah. Mata Hatinya [ الْفُؤَادُ ] tidak mendustakan apa yang telah dilihatnya. (Q.S. An-Najm ayat 10- 11)
4. Di dalam fu’ad terdapat syaghaf, tempat terbitnya cahaya “mahabbah” (cinta). Rasa cinta yang sangat kepada Allah, maka menjadikan dirinya lebur dalam Allah. Firman Allah :
وَقَالَ نِسْوَةٌ فِى الْمَدِيْنَةِ امْرَاَتُ الْعَزِيْزِ تُرَاوِدُ فَتٰىهَا عَنْ نَّفْسِهٖۚ قَدْ شَغَفَهَا حُبًّاۗ (٣٠)
Dan perempuan-perempuan di kota berkata, “Istri Al-Aziz menggoda dan merayu pelayannya untuk menundukkan dirinya, pelayannya benar-benar membuatnya mabuk cinta [ شَغَفَهَا ] " . (Q.S. Yusuf ayat 30)
5. Di dalam syaghaf ada "lubb " (lubuk hati), tempat terbitnya cahaya “tauhid” atau cahaya fana’ ( lebur diri) kepada Allah. Firman Allah:
> أَلَمْ تَرَ أَنَّ اللَّهَ أَنزَلَ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً … إِنَّ فِي ذَلِكَ لَذِكْرَى لِلْأُلُوۡي الْأَلْبَابِ
“Apakah engkau tidak memperhatikan, bahwa Allah menurunkan air dari langit … Sungguh, pada yang demikian itu terdapat pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal sehat [ الْأَلْبَابِ ].” (Az-Zumar: 21)
6. Di dalam lubb itu terdapat "sirr" , rahasia terdalam manusia, inti rasa dan kesadaran batin yang paling intim, rahasia dari segala rahasia. Firman Allah :
> وَإِن تَجْهَرْ بِالْقَوْلِ فَإِنَّهُۥ يَعْلَمُ السِّرَّ وَأَخْفَىٰ
“Dan jika kamu berbicara dengan terang-terangan, maka sesungguhnya Dia mengetahui rahasia [ السِّرَّ ] dan yang lebih tersembunyi.” (Thoha: 7)
7. Dan di dalam sirr ada Ana [Aku ] yaitu tempat tajalli Aku, tempat rahasia-Ku, tempat mengenal Aku, Firman Allah :
> إِنَّنِي أَنَا اللَّهُ لَا إِلٰهَ إِلَّا أَنَا فَاعْبُدْنِي وَأَقِمِ الصَّلَاةَ لِذِكْرِي
“Sungguh, Aku ini Allah, tidak ada tuhan selain Aku [ أَنَا ] maka mengabdilah kepada-Ku dan tegakkanlah salat untuk mengingat Aku.” (Thoha: 14)
Itulah hakekat manusia, semua rahasia Allah ditanamkan di dalam diri manusia, maka jika kita ingin mengenal Allah masuklah kedalam diri kita sendiri. Firman Allah dalam Hadis Qudsi:
“Manusia itu rahasia-Ku dan Aku pun rahasianya.”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar